Profile Pulau Ambalat
4 Juni 2009 at 4:15 am | In Ambalat, Malaysia, Negara Kepulauan | 11 Comments
Oleh: Indosiar
Blok Ambalat kembali menjadi perhatian setelah kapal perang Diraja Malaysia kembali memasuki perairan kaya minyak yang berada diujung Kalimantan Timur. Bahkan selama tahun 2009, kapal perang Malaysia telah memasuki wilayah Ambalat hingga 11 kali.
Blok Ambalat masuk dalam wilayah Indonesia tahun 1980, berdasarkan deklarasi Juanda tahun 1957. Dalam deklarasi yang diterima dan ditetapkan dalam Konvensi Hukum Laut PBB ini, Indonesia diterapkan sebagai negara kepulauan.
Sesuai prinsip negara kepulauan, Blok Ambalat seluas 6.700 kilometer persegi, merupakan wilayah Indonesia. Tahun 1990, kandungan minyak Blok Ambalat diberikan kepada perusahaan minyak Italia dan konsensi Ambalat Timur diberikan kepada Chevron.
Masalah timbul saat Mahkamah Internasional memutuskan Pulau Sipadan dan Ligitan milik
Oleh: Indosiar
Malaysia tahun 2002. Sejak saat itu Malaysia mengklaim sebagian Blok Ambalat yakni Blok ND 6 dan ND 7 yang kaya minyak menjadi miliknya. Bahkan tahun 2003, Malaysia memberikan konsensi ke Petronas dan Shell.
Tahun 2005, hubungan kedua negara mulai memanas setelah kapal perang Malaysia melakukan provokasi dengan memasuki wilayah Ambalat. Sejak saat itu kapal perang Malaysia tak henti memasuki wilayah Ambalat tanpa ijin. Tahun 2008, tercatat lebih dari 26 kali terjadi dan di tahun 2009 telah terjadi hingga 11 kali.
Untuk menjaga kedaulatan, TNI kini mengerahkan 9 kapal perang, 2 pesawat Boeing 737 dan satu pesawat jet tempur Shukoi. (Tim Liputan/Sup)
& Komentar »
RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. URI Lacak Balik
Tinggalkan komentar
Blog pada WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Entries and comments feeds.


Blog walking. Nice blog and nice content. .
Komentar oleh Jajang Habib — 5 Juni 2009 #
ganyang
Komentar oleh wahyu am — 5 Juni 2009 #
Sikap tegas pemerintah sangat diperlukan, jangan pernah libatkan pihak asing dalam mengatasi permasalahan ambalat agar tidak TERULANG episode Sipadan & Ligitan, kita sudah punya legalitas resmi dari dewan keamanan PBB, maka hanya pertumpahan darah yang berlaku jika Malaysia yang serakah & Sombong itu akan kembali merebut paksa sejengkal tanah air yang kita kita cintai ini, MERDEKA
Komentar oleh ACHMAD HAMIR — 21 Juli 2009 #
sbg warga indonesia kt hrs mempertahankan pulau ambalat.krn kt sdh banyak khlangan pulau2.
Komentar oleh sneyder — 27 Juli 2009 #
kita sbg warga indonesia hrs memperjuangkan pulau ambalat.krn kita sudah khilangan banyak pulau.sprti pulau timor-timur.
Komentar oleh mukhlisin — 27 Juli 2009 #
Apa INDONESIA tidak berani berperang dengan malaysia…? Apa INDONESIA kita akan selalu jadi bahan tertawaan malaysia setelah dia berhasil merebut p.ligitan dan sipadan. kita negara yang kuat, negara yang bermartabat, negara yang punya HARGA DIRI. Saya sebagai warga INDONESIA sangat kecewa dengan sikap lunak para pemimpin bangsa, tidakkah kita menengok sejarah INDONESIA sejarah yang mencatat bahwa INDONESIA adalah negara yang kuat, berani, bermartabat.
Tidakkah para PAHLAWAN yang telah berjuang demi BANGSA INDONESIA TERCINTA menangis, melihat kita ditertawakan oleh malaysia.
BELANDA, INGGRIS, PORTUGIS pernah menjajah INDONESIA dan beliau para PAHLAWAN mampu mengalahkan dan mengusir para penjajah walau hanya bersenjatakan BAMBU RUNCING, apa kita tidak malu dengan Almarhun PARA PAHLAWAN BANGSA, apa kita tidak malu karena tidak mampu menjaga keutuhan NKRI.
selama ini kita hanya disibukan dengan kasus ambalat, kalau kita yakin AMBALAT milik kita “INDONESIA”, ya kita pertahankan walau harus nyawa menjadi taruhannya,.
Kita tidak tau strategi apa yang sedang dirancang malaysia untuk mendapatkan AMBALAT, sebelum semuanya terlambat dan kita kembali kehilangan TANAH INDONESIA.
INDONESIA ADALAH NEGARA YANG KUAT, NEGARA YANG BERMARTABAT, NEGARA PUNYA HARGA DIRI DAN NEGARA YANG MERDEKA BUKAN DARI PEMBERIAN NEGARA LAIN< MELAINKAN KARENA PERJUANGAN DAN DARAH PAHLAWAN BANGSA INDONESIA.
WE HATE MALAYSIA.
HAI SELURUH RAKYAT INDONESIA, TUJUKKAN RASA NASIONALISME KALIAN.
Komentar oleh AL HUDDIN — 6 Agustus 2009 #
Indonesia harus di jaga degan segenap rasa dan jiwa kebangsaan Indonesia yang sangat di perlukan oleh setiap orang yang ada
ku cinta tanah air qu Indonesia
Komentar oleh metha — 8 Agustus 2009 #
Malangsia memang negara tidak tau diri, negara kecil tp so jadi penguasa,. Bapak presiden, jangan hanya diam, harga diri bangsa ini telah dilecehkan.. Ayo kita hancurkan malingsia sialan, yang orang2nya pd tolol dan goblok semua.
Komentar oleh Morgan Rifai — 21 Agustus 2009 #
NKRI Harga mati titik
Komentar oleh holik — 7 September 2009 #
Ayo lah Indonesia apa kamu takut sama Malaysia mengapa kamu tidak mau berperang dengan Malaysia dia sudah banyak mengeklaim milik Indonesia
Komentar oleh Elna ayu — 24 Oktober 2009 #
Untuk Indonesia marilah kita rebut lagi apa yang seharusnya kita miliki dan jangan sampai negara lain merebutnya kembali…
Komentar oleh erlyoudan — 31 Oktober 2009 #